maaf

sejatinya maaf yang tulus datang dari diri bukan dengan diminta

meminta maaf dari orang lain sejatinya hanya untuk menguatkan posisi kita saja, kita tahu maaf itu tidak tulus

maaf yang keluar tidak tulus berpotensi untuk diulang kembali dan paling buruk adalah kesalahannya malah diungkap *toh sudah minta maaf*

bila meminta orang lain minta maaf kepada kita dan permintaan itu tidak dilayani malah membuat posisi kita terpuruk

lebih baik memang menjaga jarak dan bila mempunyai nilai positif bagi diri dan posisi kita seharusnya mengambil langkah yg diperlukan/tegas

kecuali kita tidak punya posisi tawar, ya ngedumel dalam hati saja, jangan pula berkoar koar minta pembenaran dan maaf dari orang lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: