Moral, Etika, Etiket dan Munafik

manusia memiliki sesuatu yang sama sekali tidak dimiliki oleh binatang. itulah moral dan etika.

menurut ajaran islam, pada umumnya manusia adalah makhluk yang bermoral dan etis dan juga penuh dengan nilai-nilai atau norma-norma

agama lain pun, menganjurkan umatnya dalam berkehidupan untuk bermoral dan beretika.

bahkan orang kafir dan tidak beragama sekalipun akan berusaha mengedepankan moral dan etika dalam kehidupannya

bila kita telah mempelajari agama dan mengamalkannya dalam kehidupan, pastilah moral dan etika kita di atas rata-rata

bila kita telah mempelajari agama dan mengamalkannya dalam kehidupan, orang akan beranggapan moral dan etika kita di atas rata-rata

apa jadinya bila kita sebagai orang yang taat beragama tidak mengedepankan moral dan etika ?

apakah kita beragama hanya beribadat vertikal tapi tidak mampu beribadat horizontal ?

apakah kita sudah terperangkap dalam riya atau syahwat tersembunyi ? apakah kita sudah tergolong munafik ?

etika itu berbeda dengan etiket namun etika akan selalu berkaitan dengan moral

dalam kehidupan orang yang beretiket sering berpenampilan palsu, kalau dilihat dari kacamata manusia

sangat sopan, lemah lembut, dan familier, tapi hati dan pikirannya penuh dgn kekejian, kekejaman dan kebusukan.
inilah yang disebut munafik.

sementara orang yang beretika selalu berpegang pada nilai moral. jadi seseorang yang beretika kecil kemungkinan/tidak mungkin munafik,

orang beretika hidupnya telah berpegang pada nilai moral. dimana pun dan dalam kondisi apapun dia tetap beretika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: