Kontemplasi

kita selalu merasa teraniaya, apakah kita sadar kita juga secara langsung atau tidak langsung menganiaya orang lain ?

pada saat kita berasa benar, benarkah orang lain merasakan hal yang sama dengan kita. ?

saat sesuatu yang berbau agamais berlawanan dengan norma dan etika yang mana harus di bela ?

pada saat kita “dianggap” tidak cocok berada di lingkungan kita saat ini, haruskah kita menyingkir/mundur ?

menyingkir/mundur tidak selalu menunjukkan kekalahan, tapi menunjukkan bahwa kita mencabut kekuatan kita dari lingkungan itu

menyingkir/mundur menjadi salah satu alternatif terbaik, karena tidak mungkin melawan kaum agamais dan tertutup kemungkinan konsilidasi dengan buka-bukaan.

dan ada saatnya kita harus mengaku salah, karena kalau selalu menganggap diri kita benar kita tidak pernah akan belajar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: