Psywar

Perang urat syaraf atau psywar dapat didefinisikan sebagai agenda yang dirancang dengan memanfaatkan berbagai sarana, guna mempengaruhi pemikiran, perasaan serta perilaku pihak kawan dan musuh demi kepentingan tertentu.

Sebenarnya tidak ada keinginan melakukan perang urat syaraf apalagi pada orang yang seharusnya dibantu atau dihargai, tapi kadang memang tindakan, perkataan atau tulisan seseorang (psywar?) yang bisa bikin sakit hati membuat kita ingin berbuat sesuatu untuk membalasnya. Tidak perlu ditanggapi dengan tindakan, perkataan dan tulisan yang sama tapi cukup dihadapi dengan perang urat syaraf.

Seperti layaknya perang konvensional, tentu kita harus mempelajari musuh kita dan mengenali kekuatan/kelemahan kita sebelum berperang. Dari analisa awal perang urat syaraf bisa dimenangkan dan resiko yang akan diterima bila kalahpun bisa dihadapi. So let’s do it

1. Memainkan emosi ybs, lewat berbicara dengan orang lain dan lewat status. Cukup berhasil.

2. Membuat pencapaian tertinggi saat ybs tidak ada, dan ybs boleh saja dibilang kebetulan tapi ini kerjasama tim yang luar biasa dan tidak mampu dilampaui ybs.

3. Tak perlu menjaga jarak, ybs menjauh sendiri dan artinya mengurangi ybs memberikan pekerjaan.

4. Karena saya dianggap menghalangi, oke saya menepi memberi jalan membuat segala sesuatunya lancar sesuai keinginan ybs. Berhasil ? Berhasil memang, tapi berhasil sesuai keinginan saya.

5. Tidak mungkin meminta pertolongan bukan ? Jadi ada pekerjaan yang memang harus ybs kerjakan sendiri dan hmmm, mengeluh lewat orang lain saya tidak membantu ?

6. Seseorang minta bukti, apa benar ybs marah kepada saya ? dan bukti ybs melampiaskan emosi secara tidak langsung kepada sayapun bisa langsung didapat

7. Ybs tidak diam saja tapi juga melakukan psywar lewat status dan mungkin menepikan saya dalam aktivitas juga. Ini membuat permainan menjadi semakin menarik.

Haruskah diteruskan atau tidak ?

Tidak ada yang tahu siapa yang akan menang dan siapa yang kalah dalam psywar ini, tapi sejujurnya saya berharap kita berdua kalah dan jarak bisa membuat saya lupa dan memaafkan apa yang saya anggap membuat saya sakit hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: