IV.4 Risiko Likuiditas

Risiko Likuiditas adalah Risiko akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas clan kondisi keuangan Bank.

Risiko likuiditas disebabkan oleh adanya transaksi finansial atau komitmen. Oleh sebab itu, bank harus mengidentifikasi setiap transaksi finansial yang mempunyai implikasi terhadap likuiditas bank dan mengelola kondisi likuiditas secara hati-hati.

Pengelolaan likuiditas merupakan salah satu aktivitas terpenting yang dilaksanakan bank. Kekurangan likuiditas pads satu bank selain berdampak pada bank tersebut dapat pula menimbulkan efek lebih lugs pads sistem perbankan secara keseluruhan. Oleh sebab itu, dalam pengelolaan risiko likuiditas diperlukan penerapan strategi yang tepat dan pengawasan yang efektif yang diimplementasikan melalui proses-proses yang sudah dilakukan validasi dalam pengukuran risiko likuiditas.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya kebutuhan likuiditas secara tak terduga antara lain seperti penurunan reputasi atau rating perusahaan, kondisi ekonomi yang menurun.

IV.4.1. Pengukuran Risiko Likuiditas

Metode pengukuran Risiko Likuiditas dibagi menjadi beberapa tipe, sebagai

berikut:

  • Pengukuran berdasarkan ukuran nominal Stock Based
  • Pengukuran berdasarkan arus Flow Based

IV.4.1.1. Pengukuran Berdasarkan Ukuran Nominal Stock Based

 

Metode pengukuran Stock Based menggunakan berbagai macam rasio keuangan sebagai indikator tingkat risiko likuiditas. BankIndonesia, melalui Surat Edaran Bank Indonesia No. 6/23/DPNP tanggal 31 Mei 2004 tentang “Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum” telah memberikan acuan kepada industri perbankanIndonesiadalam melakukan pengukuran risiko likuiditas dengan menggunakan metode Stock Based, sebagai berikut:

Dari tabel Gap likuiditas di halaman berikut dapat dihitung beberapa rasio likuiditas Bank ABC sebagai berikut:

  • Loan Deposit Ratio sebesar 71.43%                                       – SEHAT
  • Ketergantungan kepada Dana Antarbank sebesar 9.68%    – CUKUP SEHAT

IV.4.1.2. Metode Flow Based

Pengukuran risiko likuiditas berdasarkan pads neraca bank pada tanggal tertentu menurut maturity profile pos-pos on clan off balance sheet ditambah dengan perkiraan arus kas akibat adanya berbagai rencana kegiatan usaha berdasarkan proyeksi dari unit bisnis.

Data yang cligunakan adalah komponen relevan pos asset, Liabilities maupun off balance sheet. Sumber data untuk liquidity gap cliperoleh dari beberapa sumber yaitu neraca akunting, data proyeksi likuiditas dari Unit Bisnis berikut perkiraan pendapatan dan biaya bungz.

Metode pengukuran Flow Based menggunakan Liquidity Gap Analysis. Dalam Analisis Gap Likuiditas, Gap yang dimaksud adalah selisih antara jumlah aset clan kewajiban yang jatuh tempo pads periode tertentu. Distribusi komponen neraca kedalam bucket interval waktu sesuai dengan perkiraan arus kas.

Gap Positif berarti aset lebih besar dari kewajiban pads periode Maturity tersebut. Gap Negatif berarti Kewajiban lebih besar dari Aset pada periode Maturity tersebut. Gap Kumulatif adalah akumulasi nilai gap pada periode tersebut dan periode sebelumnya.

Gap Negatif adalah keadaan yang menimbulkan risiko bagi bank dan

membutuhkan pengelolaan lebih lanjut.

Contoh:

Tabel Liquidity Gap Bank ABC (dalam milyar Rupiah)

0-3      3-6      6-9      9-12    >1

Maturity buckets        bulan   bulan   bulan   bulan   tahun   TOTAL

Kas dan setara          50                                                        50

Penempatan              200                                                     200

antarbank

Kredit Komersial       200     200     200     200     200     1000

Kredit Konsumer       200     200     200     200     200     1000

SBI/SUN                     1000                                                   1000

Aktiva tetap                                                                750     750

Total Aset                 1650   400     400     400     1150   4000

Tabungan                   800                                                     800

Giro                             500                                                     500

Deposito                    1200   300                                         1500

Berjangka

Pinjaman                    300                                                     300

antarbank

Obligasi yang                                                            300     300

diterbitkan

Modal                                                                         600     600

Total Kewajiban      2800   300     0          0          900     4000

Gap                             (1150) 100     400     400     250

Gap Kumulatif            (1150) (1050) (650)   (250)   0

Dari tabel di atas terlihat terjadi risiko likuiditas yang sangat besar. Pada periode 0-3 bulan ke depan, sebesar –Rp 1.15 trilyun.

IV.4.2. Pengendalian Risiko likuiditas

Apabila bank telah mengetahui posisi likuiditas dan adanya kemungkinan

timbulnya masalah likuiditas, bank dapat melakukan modifikasi posisi dengan

berbagai tindakan, antara lain sebagai berikut:

  • Melakukan long-term funding dari pasar uang atau menerbitkan bond, kemudian menggunakan dana untuk membeli asset likuid yang dapat dijual kembali.
  • Mendapatkan contingent standby credit lines dari bank lain yang memberikan jaminan akan memberikan pinjaman dana pads saat krisis
  • Membatasi jumlah penempatan dana pada asset berjangka waktu panjang                                                                                       
  • Mengurangi jumlah liabilities yang berjangka pendek, misalnya dengan meningkatkan simpanan      berjangka panjang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: